Minggu, 11 Desember 2016

Setiap Pekan di Banjarbaru Ditemukan Satu Pengidap HIV

BANJARBARU – Pengidap HIV di Banjarbaru terus saja bertambah. Sejak pemeriksaan dilakukan pada 2005 lalu hingga saat ini tercatat ada 193 penderita HIV dan AIDS di Banjarbaru.
Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, rinciannya yakni, untuk tahun 2005 hingga 2013 terdapat 31 penderita. Pada tahun 2014 tercatat 23 orang terdeteksi menderita HIV dan AIDS dan 36 penderita pada tahun 2015. Untuk tahun 2016 penderita HIV dan AIDS meningkat. Hingga September 2016 saja, sudah tercatat 44 orang terdeteksi mengidap HIV dan AIDS. Sehingga untuk tahun 2016 tercatat ada satu orang penderita HIV dan AIDS yang terdeteksi setiap pekannya.
Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banjarbaru, Edi Sampana mengatakan kelompok orang yang berisiko tertular HIV/AIDS ialah Waria, PSK dan Lelaki Seks Lelaki (LSL). Ia mengungkapkan, agar dapat mengurangi penularan HIV dan AIDS KPA Banjarbaru akan lebih gencar melakukan pemeriksaan bagi orang-orang yang berisiko. Dengan cara merekrut para kader yang biasa berbaur bersama kelompok orang-orang berisiko. "Pengidap semakin banyak kita ketahui jika semakin gencar melakukan pemeriksaan," ungkapnya.
Menurutnya, semakin gencar pihaknya melakukan pemeriksaan HIV dan AIDS di puskesmas dan tempat lainnya di Banjarbaru, akan berbanding lurus dengan jumlah penderitanya. “Penderita ini sudah lama. Hanya saja baru ditemukan,” pungkasnya.
Dikatakannya, semua penderita HIV dan AIDS di Kota Banjarbaru langsung di rujuk ke RS Ansari Saleh di Banjarmasin untuk mendapatkan pengobatan. Penderita HIV dan AIDS pun akan terus mengkonsumsi obat seumur hidup. “Semua pengobatannya ditanggung oleh pemerintah,” bebernya. (ts/prokal)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

LOWONGAN KERJA

POPULER

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SYAMSUDIN NOOR BANJARMASIN